![]() |
| Foto: Dapur SPPG |
Dengan nada tinggi, Aidil membela diri dan menyebut bahwa dapurnya hanya disewakan kepada seorang dewan Provinsi dari partai PKS selama lima tahun.
Ustadz Aidil juga mencatut nama Kades Majasari, Suherman SE, dan anggota Polsek Jawilan, dengan mengatakan bahwa mereka menyuplai kebutuhan dapur MBG, namun, kedua pihak tersebut membantah keras tuduhan tersebut.
"Demi Allah, saya tidak ada ikut campur dengan dapur MBG nya, apalagi sampai saya kirim beras. Itu bohong!" tegas Kades Suherman, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (1/4).
Sementara itu, Kanit Intel Polsek Jawilan yang disebut ikut menjadi salah satu supplier di SPPG tersebut juga membantah tuduhan Aidil.
"Itu fitnah! Saya tidak terima. Saya tidak pernah kirim apapun ke dapur MBG nya ustadz tersebut," kata Maman.
Ustadz Aidil masih belum bisa dikonfirmasi lebih lanjut, namun kontroversi ini telah memicu reaksi keras dari masyarakat. Apakah Ustadz Aidil akan bertanggung jawab atas tuduhannya.
(Ari)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar